My Life My Beat

March 30, 2007

Control Your Stress Before Stress Control You

Filed under: Opinion, Reality

The stress responses starts in the part of your brain which operate your primitive nervous system. It sets off a cascade of energy resource activating functions all aimed at maximizing your ability to fight or flee. - Rob Kall,M.Ed & Rhonda Greenberg, Phd.-

 

Apapun bentuk dan penyebabnya, stress bukan hal sepele yang bisa dibiarkan begitu saja. Kenyataan memperlihatkan, stress yang dibiarkan menggelembung tanpa ditangani dini nyatanya akan mampu mengobrak abrik kehidupan keseharian penderitanya, bahkan mungkin menyuramkan atau mengakhiri masa depannya. Hasil riset menunjukkan, stress tidak hanya menimbulkan dampak psikis tapi juga pisik. Artinya ke ke depannnya…saat stress, yang  sakit bukan hanya jiwanya, tapi juga raganya…

Menurut para periset,  manakala seseorang dilanda stress, kebutuhan tubuh akan vitamin C meningkat tajam. Kita tahu, vitamin c, adalah salah satu unsure yang diperlukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

 

Jadi, bila penderita stress dalam waktu bersamaan tidak mampu menutup kebutuhan asupan vitamin c nya yang makin tinggi, sudah bisa dipastikan kekebalan tubuhnya menurun drastis, hingga rentan terhadap ragam penyakit.

 

 

Stress juga diyakini akan merangsang dihasilkannya hormone adrenalin secara berlebihan dan menyebabkan jantung berdebar cepat. Produksi hormone adrenalin ini akan membutuhkan gizi seperti vitamin B, zinc,  kalium dan kalsium. Artinya, zat-zat gizi dalam tubuh akan terus terkuras untuk memproduksi adrenalin..

Lantas bagaimana cara mengontrol sress agar tidak berkepanjangan?

Menurut periset, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengendalikan atau bahkan menghilangkan stress, di antanya :

  1. Be your self. Selalu menjadi diri sendiri, Mensyukuri kelebihan sebagai suatu asset, dan kekurangan sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik.
  2. Tidur cukup. Kurang tidur  bisa mengurangi kemampuan pengendalian diri.
  3. Make good relations. Dengan siapa aja. Terutama orang-orang terdekat kita, seperti pasangan hidup dan keluarga.
  4. Think realistic. Berpikir dan bertindak masuk akal.
  5. Don’t judge your self. Tidak perlu terus menyalahkan diri sendiri
  6. Tuntaskan masalah yang ada. Jangan pernah menyimpan masalah dan mengalihkan ke masalah lain.
  7. Sport
  8. Relaksasi dan rekreasi
  9. Jika perlu, minta bantuan penasihat khusus (concellor)





















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham