Episode Pernikahan II
Dalam dua bulan terakhir Arini “disibukan” dengan rentetan sms dan telpon yang benar-baner mengusiknya, sehingga dia harus sering matikan handphone dan telepon rumahnya…
Baru beberapa menit mengaktivkan handphonenya, kembali Arini harus terlibat pecakapan tidak mengenakkan…
Arini : Ada apa lagi ?
Sandra : Loe ngehindar dari gue..gak pernah mau terima telpon gue..
Sandra : Marah apa takut?
……..
……..
Sandra : Loe bisu ya @#$%@%%# ( disensor banyak bahasa kebun binatangnya )
……..
……..
Sandra : Gue gak akan berhenti telpon dan sms loe sampe loe ngomong
Arini : Baik..apa lagi yang ingin anda dengar?
Arini : Saya udah izinin anda dengan suami saya..apa lagi?
Sandra : Gue pengen loe sama dia bener2 bubar. Dia bisa lebih bahagia sama gue ketimbang loe.
Arini : Oh ya? Syukur kalau anda bisa bahagiain suami saya…
Arini : Silahkan Anda nikmati kebersamaan dengan dia.
Arini : Tapi tolong jangan ganggu kami (maksudnya Arini dan anak2nya) dengan sms dan telpon anda…
Sandra : Kenapa? Loe takut?
Arini : Maaf, saya tidak penah takut dengan wanita seperti Anda..
Sandra : Apa maksud loe wanita seperti gue?
Arini : KITA SANGAT BERBEDA. Anda tahu itu..
Sandra : @#$%@%%# ( disensor karena kembali banyak bahasa kebun binatangnya)
Jika anda adalah Arini, tepatkah yang dia lakukan? Dan kalau anda Sandra, apa yang harus dilakukan?




SAya lagi nebak siapa ya Arini dan Sandra???????
Comment by sayatea — April 21, 2007 @ 3:36 am
I..C….
ternyata masih seperti itu yaaah?
tanggapan dari akang nu ti USA kumaha?
Comment by achoenxrose — April 22, 2007 @ 6:32 pm